logo

Rancangan Akhir Rencana Strategis Badan Lingkungan Hidup 2013 – 2018

ts

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Undang- undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah serta perangkat peraturan perundangan penjabarannya, terlihat suatu upaya pemerintah (pusat) dalam mencanangkan perubahan paradigma dan pendekatan perencanaan pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan bersasaran. Perubahan tersebut diantaranya menyangkut kewajiban perangkat daerah dalam menyiapkan rencana kerja sebagai acuan penyelenggaraan pembangunan oleh perangkat daerah bersangkutan sesuai dengan tugas dan fungsinya, baik untuk jangka waktu lima tahunan maupun tahunan. Amanat atas kewajiban perangkat daerah tersebut, antara lain terurai dalam UU No. 32 Tahun 2004 pada Pasal 151 Ayat 1 bahwa
Read More


PERUBAHAN IKLIM

Perubahan iklim dunia mengakibatkan kenaikan permukaan air laut secara global. Hal ini berdampak terhadap keberadaan kota kota pesisir yang ada di dunia. Kenaikan permukaan air laut diprediksi juga akan mengancam Wilayah Pesisir Kota Semarang. Wilayah pesisir tersebut diprediksi akan tergenang setelah kenaikan paras muka air laut dalam 20 tahun mendatang setinggi 16 cm dengan luasan 2672,2 ha (Diposaptono, 2009). Permasalahan tersebut tentunya akan memperparah banjir dan rob yang sudah terjadi di Kota Semarang selama ini. Kecenderungan kerusakan ekologis Wilayah Pesisir Kota Semarang tersebut, memerlukan pemikiran manajemen resiko bencana untuk mengantisipasi dampak bencana tersebut. (Sumber pustaka Diposaptono, Subandono dkk (2009), Menyiasati
Read More


PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI UPAYA MENGURANGI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM

Abstrak Di Indonesia dampak perubahan iklim diperkirakan sangat besar walaupun masih sulit diperhitungkan secara pasti. Lingkunganhidup adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam sepertitanah,air,energi surya,mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Efektifitas program penanganan mengurangi dampak perubahan iklim setiap sektor dalam rangka mendukung terlaksananya sistem pembangunan yang berketahanan iklim, dapat ditingkatkan dengan membangun sinergitas kegiatan aksi adaptasi antar sektor. peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup sebagai langkah
Read More


PENDAYAGUNAAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis L.) SEBAGAI BAHAN BAKU KOMPOSIT MATRIKS ELEKTROLIT POLIMER BATERAI PRIMER DENGAN MODIFIKASI KITOSAN KULIT UDANG

Baterai merupakan sumber energi utama yang paling praktis dan murah digunakan pada masyarakat dunia saat ini. Tingginya permintaan akan perangkat penyimpanan energi yang portable ini diikuti dengan penggunaan berbagai bahan kimia yang memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Material baterai baru berupa elektrolit padatan yang ramah lingkungan belum banyak dikembangkan. Limbah cangkang kerang hijau merupakan material yang memiliki kandungan mineral makro dan mikroyang diprediksi sangat cocok dalam pengembangan elektrolit polimer padatan baterai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik elektrolit polimer baterai dari cangkang kerang hijau dengan penambahan kitosan. Elektrolit polimer dibuat dengan bahan dasar serbuk kerang hijau serta kitosan-PVA dengan konsentrasi
Read More


MEWASPADAI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana. Berbagai bencana telah terjadi dan merugikan bagi kehidupan manusia dan ekonomi, seperti awan panas, ketidakpastian musim, angin puting beliung, kekeringan, banjir, tanah longsor, abrasi/rob dan lain-lain. Dampak perubahan iklim juga akan memperburuk keadaan. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah melalui ketahanan perubahan iklim. Usaha ini ditempuh sebagai wujud dari kemampuan individu, kelompok atau institusi untuk mitigasi dan adaptasi dalam merespon dampak dari perubahan iklim secara dinamis. Kemampuan disini dimaksudkan sebagai upaya untuk bertahan dalam menghadapi iklim yang berubah serta untuk memahami potensi kejadian serta langkah strategis sebelum, saat dan sesudah kejadian tersebut
Read More


KUALITAS AIR SUNGAI KREO SEMARANG BERDASARKAN BIOINDIKATOR KEANEKARAGAMAN SPESIES MAKROZOOBENTOS

Sungai Kreo merupakan salah satu sungai di Kota Semarang. Sungai Kreo menerima buangan limbah leachate TPA Jatibarang, sehingga perlu diteliti kualitas airnya. Salah satu cara menentukan kualitas air adalah dengan menggunakan spesies bioindikator makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Kreo ditinjau dari keanekaragaman spesies makrozoobentos. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplorasi. Pengambilan sampel makrozoobentos dilakukan di tujuh stasiun yang ditentukan secara purposive sampling, dengan alat keruk dan saringan makrozoobentos. Makrozoobentos yang diperoleh diidentifikasi jenisnya dan dihitung jumlah individu per spesies. Data yang diperoleh dianalisis indeks keanekaragaman (H). Pengukuran faktor fisika kimianya dilakukan bersama saat
Read More


KAJIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN

Abstrak Masyarakat pesisir didefinisikan sebagai kelompok orang yang tinggal di daerah pesisir dan sumber kehidupan perekonomiannya bergantung secara langsung pada pemanfaatan sumberdaya laut dan pesisir. Wilayah pesisir merupakan sumber daya alam yang memiliki potensial tinggi, diantaranya potensi sumberdaya perikanan. Sehingga sebagian besar masyarakat pesisir memiliki profesi sebagai nelayan. Akan tetapi pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir tersebut belum mampu dikelola dan dimanfaatkan secara optimal sehingga belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat pesisir. Kehidupan masyarakat pesisir pada umumnya tergolong miskin. Kehidupan masyarakat pesisir khususnya nelayan pada umumnya masih tergolong miskin. Kemiskinan dan ketidakmampuan masyarakat nelayan dalam mengelola
Read More


BULETIN LINGKUNGAN 2015

COVER-BACK COVER (FILEminimizer) edit

Untuk melihat Versi Lengkapnya silahkan klik LINK DISINI      


KEPUTUSAN KEPALA BADAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JAWA TENGAH

Silahkan Download Link Dibawah ini : KEPUTUSAN KEPALA BADAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JAWA TENGAH


PROGRAM ADIWIYATA

Penghargaan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan dengan predikat Sekolah Adiwiyata Madiri Tahun 2015 telah diserahkan pada tanggal 5 Juni 2015 di Istana Bogor oleh Bapak Presiden RI, Sekolah di Provinsi Jawa Tengah yang mendapat penghargaan predikat Adiwiyata Mandiri dari 95 Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2015 se Indonesia, antara lain : SMPN 3 Gubug, Kabupaten Grobogan; SMKN 1 Boyolali, Kabupaten Boyolali, dan SMAN 1 Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Adapun Piagam Penghargaan Pelaksana Terbaik Sekolah dan Berbudaya Lingkungan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 juga telah diserahkan pada pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Jawa Tengah oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah yang
Read More